Selasa, 17 Januari 2017

Bajaj Hingga Kini

 Bajaj orange diimpor dari India sejak tahun 1975
 Bajaj orange dengan mesin dua tak berbahan bakar bensin atau premium.

 Namun pada saat sekarang, bajaj orange jarang ditemukan karena sudah tidak beroprasi lagi.
 di daerah Kebayoran Lama, ada satu bajaj orange yang digunakan untuk transportasi pulang pergi ke rumah pemiliknya saja.

 pada saat jam kerja saja bajaj orange digunakan sebagai tanda bengkel khusus perbaikan bajaj. 
 bajaj berwarna biru mulai hadir pada tahun 2007
bajaj berwarna biru berbahan bakar gas meski dicampur dengan bensin
 bajaj biru adalah pengganti bajaj orange yang ramah lingkungan karena bahan bakarnya
tarif bajaj yang sangat terjangkau mengakibatkan banyak masyarakat yang menggunakannya

hanya di jakarta kita bisa menikmati jalan-jalan dengan kendaraan beroda tiga ini. 


Selasa, 13 Desember 2016

Kabar Jakarta


 Kamis (8/12/2016) Golongan lansia juga ikut serta dalam Tim Relawan Ahok-Djarot




Kamis (8/12/2016) Pemberian bunga secara simbolik dari relawan menjadi wujud dukungan dari Tim Relawan kepada Ahok-Djarot




Kamis (8/12/2016) Sesi foto dengan rombongan Darwis Triadi, dan lelang foto yang dilakukan untuk korban Aceh.




Kamis (8/12/2016) Suasana kampanye yang dilakukan Cagub Ahok-Djarot dihadiri oleh banyak relawan yang memakai baju kotak-kotak sebagai ciri khas dari tim Ahok-Djarot di rumah lembang. 

  
Kamis (8/12/2016) Tim relawan Ahokmembacakan puisi yang berisi dukungan sembari mengadakan sesi foto bersama.

Sabtu, 03 Desember 2016

Caption foto

Mak Epur, 62 Tahun. Berprofesi sebagai tukang jamu keliling di kaawasan Kebon Pala, Jakarta Timur. Sabtu (12/11/206). Tidak hanya itu Mak Epur juga kerap kali dipanggil warga secara bergantian ke rumah untuk jasa urut dan luluran, berasal dari Solo Ia sudah mencari nafkah di Jakarta semenjak tahun 1972.
Foto : Nicken Locita
                           

Darmin, 54 Tahun. Pernah bekerja sebagai bagian kebersihan di salah satu tempat golf di kawasan Halim selama 27 Tahun. Setelah di PHK, Ia baru bekerja selama 3 bulan di TMII sebagai tukang sapu. Minggu (13/11/2016). Setiap hari Bapak Darmin berangkat kerja dengan sepeda dari rumahnya yang berlokasi di sekitar Jl. Lubang Buaya Jakarta Timur.
Foto : Nicken Locita
                             

Jamilah, 62 Tahun. Bekerja sebagai penjual kopi keliling di TMII. Minggu (1311/2016). Setiap hari Ia harus berjuang melewati lubang air untuk menjadi akses menuju TMII, tak jarang Ia melihat ulat dan kakinya ditusuk oleh beling karena harus melewati itu untuk menghemat biaya.
Foto : Nicken Locita
                            

Edi, 56 Tahun. Berjualan di pasar mini dari tahun 1983 Sabtu (13/11/2016). Sebelumnya Ia bekerja sebagai guru ekonomi pada tahun 1985.
Foto : Nicken Locita

Endang, 28 Tahun. Bekerja di Transjakarta dari tahun 2008. Minggu (12/11/2016).  Beberapa bulan ini Ia pindah di bagian kernet atau istilah lainnya on-board.
Foto : Nicken Locita